Kapan Anak Autis Sembuh Dan Bagaimana Perawatannya

Tahukah Anda Anak Autis Bisa Disembuhkan Dengan Beberapa Terapi Yang Aman Dan Menyenangkan Untuk Anak Sehingga Orang Tua Tidak Perlu Merasa Khawatir

Kapan anak autis sembuh dan bagaimana perawatannya

Autisme adalah kelainan atau adanya gangguan pada seseorang yang terjadi karena perkembangan kompleks yang gejalanya akan mulai terlihat sebelum usia 3 tahun. Penyakit ini akan mempengaruhi proses berinteraksi dengan orang lain,  komunikasi baik verbal maupun non verbal juga gangguan perilaku pada penderitanya. Biasanya penyadang autis ini bermasalah dalam menggunakan bahasa, membentuk suatu hubungan dan salah menginterprestasikan kondisi lingkungan yang ada di sekitarnya.

Gejala Autis Klasik Yang Biasa Ditemui, Adalah Sebagai Berikut :

  1. Adanya gangguan dalam berinteraksi sosial
  2. Sulitnya berkomunikasi baik secara verbal maupun non verbal
  3. Kegiatan dan minatnya yang aneh terhadap sesuatu hal atau sangat terbatas

Penyebab autis ini memang belum bisa dipastikan. Di bawah ini beberapa faktor yang berisiko dan kemungkinan penyebabnya :

  • Jenis Kelamin

Risiko paling besar untuk anak bisa terkena autis ini lebih besar pada anak laki-laki.

  • Genetik

Faktor Genetik atau dari hubungan keluarga. Jadi, apabila ada keluarga yang memiliki hubungan darah yang sangat dekat menderita autis, maka ada kemungkinan untuk keluarga yang lain menderita autis.

  • Efek Samping Dari Obat-Obatan

Adanya beberapa obat-obatan yang tidak diperbolehkan untuk wanita yang sedang hamil. Untuk itu, ibu yang sedang hamil menjaga agar tidak minum obat secara sembarangan, karena bisa membahayakan kesehatan janin.

  • Kelahiran Prematur

Kelahiran yang terlalu cepat bisa juga mempengaruhi perkembangan anak dan meningkatkan resiko terkena autis.

  • Rokok Dan Minuman Alkohol

Mengkonsumsi alkohol atau merokok saat sedang hamil sangat tidak baik karena bisa mengganggu kesehatan bayi. Bahkan menghirup asapnya pun juga tidak baik.

  • Makanan Pada Masa Kehamilan

Makan makanan yang sembarangan  saat hamil bisa menganggu kesehatan bayi. Selain itu, kekurangan nutrisi saat hamil pun  bisa meningkatkan resiko terjadinya autis.

Para penyandang autis ini ada ciri-ciri yang bisa dilihat. Di bawah ini merupakan beberapa ciri umum yang biasa ada pada anak autis :

  1. Gangguan Dalam Kemampuan Bersosialisasi

Mereka yang menderita autisme ini akan sulit berinteraksi dengan orang normal pada umumnya. Dengan tingkat gejala yang masih ringan, biasanya ciri yang akan terlihat seperti : canggung saat berhubungan dengan orang lain, mengeluarkan komentar yang menyinggung orang lain dan terlihat terasing saat berkumpul bersama yang lain. Sedangkan untuk tingkatan yang parah, penderita autis ini cenderung tidak suka untuk berinteraksi dengan orang lain dan menghindari kontak mata. Untuk anak-anak, gejalanya nampak saat bermain, ketika si anak tidak mau berbagi dan bermain secara bergantian.

  1. Sulitnya Untuk Berempati

Bagi penyandang autis ini sulit untuk bisa memahami perasaan orang lain sehingga mereka sulit untuk berempati terhadap orang di sekitarnya. Mereka juga sulit dalam mengenali atau memahami bahasa tubuh juga nada bicara orang lain. Karenanya ketika berbicara dengan orang lain, komunikasi cenderung ke satu arah atau mereka lebih banyak membicarakan dirinya sendiri. Meski begitu, kemampuan berempati ini masih bisa dilatih dengan membantu mereka untuk belajar mempertimbangkan perasaan orang lain.

  1. Tidak Menyukai Adanya Kontak Fisik

Terkadang beberapa penderita autis ini tidak suka disentuh atau dipeluk. Namun, ada dari mereka yang senang memeluk orang yang terdekat dengannya.

  1. Tidak Menyukai Suara Yang Keras, Beberapa Aroma Dan Cahaya Yang Terang

Penderita autis juga merasa terganggu dengan suara yang keras hingga mengagetkan, perubahan kondisi cahaya atau perubahan suhu secara mendadak. Hal yang membuat mereka merasa terganggu adalah karena perubahan yang mendadak, dan membuat mereka tidak siap untuk menerima perubahan yang terlalu cepat. Bagi anak-anak penyandang autis ini, memberi tahu yang akan terjadi ternyata berdampak positif bagi mereka.

  1. Kesulitan Atau Adanya Gangguan Dalam Berbicara

Ciri autism bisa diketahui dari cara anak berbicara. Beberapa kondisi ada anak yang hanya bisa mengucapkan beberapa kata saja. Atau terkadang ada yang kehilangan kemampuan berbicara pada usia tertentu. Dan biasanya nada bicara penderita autis ini cenderung datar dan formal, juga sering mengulang kata.

  1. Suka Melakukan Pola Atau Tindakan Secara Berulang

Anak autis ini suka dengan hal yang sama. Oleh karenanya, mereka sangat menyukai melakukan aktivitas yang sama dan melakukannya secara berulang-ulang. Oleh sebab itu, mereka akan merasa terganggu dengan rutinitas yang berbeda.

  1. Perkembangan Yang Lambat Atau Tidak Seimbang

Pada umumnya, perkembangan anak seimbang yang meliputi banyak faktor dan juga bertahap. Sedangkan bagi penderita autis, perkembangannya cepat di salah satu faktor sedang faktor yang lain berkembang secara lambat.

Apabila anak anda didiagnosa mengalami autisme. Langkah –langkah di bawah ini bisa anda lakukan untuk membantunya menjadi lebih baik. Adapun yang bisa anda lakukan :

  • Menghindarkan makanan yang mengandung gluten dan kasien
  • Berikan vitamin B6 dan B12
  • Lakukan kontak mata
  • Bersabar saat berkomunikasi dengan anak
  • Libatkan anak dalam berbagai situasi dan lingkungan
  • Mengajarinya berperilaku normal dengan semua orang
  • Sertakan anak dalam terapi khusus
  • Jika ada perkembangan, konsultasikan pada dokter

Kapan anak autis sembuh adalah pertanyaan yang sering muncul saat melihat penyandang autis yang sedang dalam  proses perawatan atau yang baru saja terdeteksi. Untuk proses perawatannya  bisa menggunakan terapi. Adapun terapi yang bisa dilakukan untuk anak autis adalah sebagai berikut :

  • Terapi ABA ( Applied Behavorial Analysis )

Terapi ini bertujuan untuk menstabilkan anak autis dengan prinsip hadiah dan juga hukuman. Dan Indonesia yang paling sering menggunakannya.

  • Terapi Okupasi

Biasanya penyandang autis ini sulit dalam mengendalikan otot halusnya, misalnya memegang benda seperti pensil atau sendok. Untuk itu, Terapi ini bertujuan sebagai langkah agar dapat  melatih otot- otot halusnya.

  • Terapi Fisik

Terapi ini biasanya terdiri dari fisioterapi dan integrasi sensorik. Terapi yang bertujuan untuk menguatkan otot dari anak autis agar dapat berjalan dan mempunyai keseimbangan yang baik.

  • Terapi Bermain

Terapi yang berfungsi untuk mengajari agar si anak autis bermain secara normal.

  • Terapi Perilaku

Terapi ini bertujuan untuk mencari latar belakang yang menyebabkan anak autis berperilaku menyimpang serta mencari sumber frustasi untuk disusun menjadi rutinitas dan lingkungan yang mendukungnya agar berperilaku menjadi lebih baik.

  • Terapi Wicara

Terapi yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan agar bisa berkomunikasi secara normal.

Selain terapi di atas, orang terdekat dapat membantu anak autis ini dalam berkomunikasi. Berikut ini yang mungkin dapat anda lakukan :

  • Cobalah untuk berbicara dengan pelan dan jelas
  • Gunakanlah kata-kata yang sederhana
  • Gunakan bahasa tubuh agar maksud anda bisa tersampaikan dengan lebih jelas
  • Jangan berbicara saat di sekelilingnya sedang berisik
  • Berikan waktu bagi si anak agar dapat memahami kata-kata anda

450Dengan kepedulian dari orang terdekat dan terapi-terapi yang intensif untuk membantu proses penyembuhan bagi penderita autis. Anda juga bisa menambahkan alternatif pengobatan yang lain yaitu dengan menggunakan TNM.  Untuk mengetahui kelebihan dan juga manfaat dari TNM ini anda bisa langsung kunjungi situs http://vitaminanak.net/autis/

Anak Autis Yang Sembuh Dengan Terapi Herbal Autisme Bukan Kemustahilan Lagi

Terapi Herbal Autisme Terbaik Yang Aman Untuk Anak Anda Tidak Menimbulkan Efek Samping Dan Membantu Anak Autisme Dalam Proses Pemulihan

Anak Autis Yg Sembuh Dengan Terapi Herbal Autisme Bukan Kemustahilan Lagi

Adakah anak autis yg sembuh mungkin menjadi pertanyaan besar bagi setiap orang tua yang memiliki buah hati dengan status penyandang autis. Itu merupakan pertanyaan sekaligus panjatan harapan tulus para orang tua yang menginginkan kesembuhan untuk buah hatinya. Pada dasarnya autisme ialah sebuah kondisi yang menyebabkan terjadinya gangguan perkembangan nerobiologi pada anak, hal ini akan menyebabkan sang anak menjadi sulit untuk berhubungan, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Para penyandang autisme secara umum akan mengalami kesulitan untuk hidup normal seperti biasanya karena kesulitan berinteraksi dan berkomunikasi yang mereka alami. Mereka tidak mampu untuk mengerti maksud orang lain, bahkan memerlukan waktu dan proses yang lama untuk mencerna setiap kata yang mereka dengar.

Dari hasil penelitian diketahui jika penyandang autisme mempunyai masalah dalam melakukan komunikasi, interaksi sosial, pola perilaku, bahkan kesulitan untuk berimajinasi. Anak yang menyandang autis akan terus melakukan perilaku yang repetitif dan sangat sulit untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lain yang baru pertama kali dirasakannya. Gangguan interaksi ini sosial ini akan membuat mereka terlihat berbeda dari anak lainnya. Akan tetapi bukan suatu kemustahilan jika terdapat anak autis yg sembuh. Dari beberapa kasus ditemukan jika beberapa keluarga di dunia memiliki pengalaman anak autis yang sembuh yang dianggap sebagai suatu keajaiban.

Anak yang menyandang autisme diduga bisa sembuh dengan beberapa tanda dan ciri seperti hilangnya gejala-gejala dan diagnosa autisme saat sang anak mulai tumbuh semakin besar. Jadi janganlah berputus asa, tetap semangat dan berusaha untuk mencari jalan sehingga pertanyaan dan harapan tentang adakah anak autis yg sembuh bisa anda wujudkan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai anak autis yg sembuh dengan terapi herbal dan terapi keluarga, sebaiknya para orang tua mengetahui terlebih dahulu tentang gejala autis pada anak. Hal ini dibutuhkan untuk mengantisipasi autisme pada anak sedini mungkin dan segera memberikan tindakan untuk penyembuhannya.

Gejala Autisme Pada Sang Anak

Anak Autis Yg Sembuh Dengan Terapi Herbal Autisme Bukan Kemustahilan Lagi

Gejala autis pada anak secara umum akan terlihat pada saat anak berusia dibawah 3 tahun, atau pada saat masa sang anak menerima vaksinasi. Akan tetapi hal ini akan sukar sekali untuk diprediksi, karena biasanya anak-anak yang berusia di bawah 3 tahun memiliki pola tingkah laku yang sama sehingga sangat sulit membedakan anak normal dengan anak penyandang autis. Akan tetapi anda bisa melihat beberapa gejala dan ciri anak penyandang autis seperti berikut ini:

  • Pada saat menginjak usia 1 tahun, anak belum mampu bergumam
  • Saat memasuki usia 1 tahun, sang anak sangat minim melakukan gerakan tubuh
  • Anak belum mampu membuat gerakan melambaikan tangan
  • Sang anak tidak bisa menggenggam dan mencengkram barang dengan tangan secara kuat
  • Tidak mampu berbicara dengan spontanitas pada saat memasuki usia 2 tahun
  • Kurang memiliki minat terhadap semua aktivitas dan kegiatan yang mengharuskannya berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungannya
  • Tidak mampu bersosialisasi
  • Tidak peka terhadap lingkungan sekitar
  • Tidak bisa berkonsentrasi terhadap suatu hal
  • Tidak mampu mencerna kejadian yang baru pertama kali dirasakannya
  • Sulit mengeluarkan dan menyampaikan suasana hati dan emosinya

Anak Autis Yang Sembuh Dengan Terapi Autisme Di Rumah

Anak Autis Yg Sembuh Dengan Terapi Herbal Autisme Bukan Kemustahilan Lagi

Kekuatan cinta dan kasih sayang tulus keluarga merupakan bagian terpenting untuk mendorong sang anak untuk sembuh dan memperbaiki pola tingkah lakunya. Anak autis yg sembuh bukanlah harapan kosong semata, namun anda bisa mewujudkannya dengan melakukan berbagai terapi yang bisa memperbaiki perbedaan yang ada pada sang anak. Selain dengan memberikan penanganan berupa herbal autisme untuk anak, para orang tua juga harus bisa memberikan terapi-terapi autisme lainnya di rumah untuk membantu perkembangan anak. Curahkan kasih sayang anda dan keluarga kepada sang anak, agar anak mengerti dan mengetahui jika banyak orang yang menyayanginya dan menginginkan hal yang baik untuk kehidupannya kini dan di masa yang akan datang.  Berikut ini beberapa terapi autisme yang bisa dilakukan oleh para orang tua di rumah :

  • Terapi Keluarga

Orang tua dan keluarga memiliki peran penting terhadap kesembuhan anak autisme. Dengan keikutsertaan para orang tua untuk memotivasi anak dengan kasih sayang dan perhatian penuh tentunya akan membuat anak merasa berharga dan terdorong untuk berusaha dan memberikan hal yang baik agar memperoleh penghargaan dan pujian dari orang terkasihnya. Keluarga harus menghindari semua sikap yang seakan memperlihatkan sang anak sebagai sosok yang aneh dan berbeda, karena hal ini bisa membuatnya drop.

  • Terapi Perilaku Dan Komunikasi

Para orang tua juga harus memberikan terapi perilaku dan komunikasi terhadap sang anak, hal ini sangat dibutuhkan agar anak anda mampu berkomunikasi, berinteraksi, serta beradaptasi dengan dunia luar seperti anak pada umumnya. Biasakan untuk mengajak sang anak berbicara untuk melatih perkembangan otak dan pola perilaku sang anak dalam beradaptasi dengan orang lain.

  • Terapi Obat-Obatan

Dari berbagai macam pengalaman anak autis yang sembuh, hampir semua anak berhasil dikarenakan ditunjang oleh berbagai terapi obat-obatan yang membantu menghilangkan gejala-gejala autisme pada anak. Pada dasarnya, hilangnya atau menurunnya tingkat sang anak mengalami gejala autis merupakan suatu pertanda jika anak akan kembali normal dan sembuh dari autisme. Terapi obat sangatlah berguna dalam menangani semua gejala autisme yang timbul pada anak, seperti terlalu hiperaktif, berteriak-teriak, melukai diri sendiri, ganas, dan lainnya. Ada beberapa jenis terapi obat-obatan, yaitu obat berbahan kimia dan obat berbahan herbal alami. Obat herbal, kini menjadi salah satu obat yang paling diincar oleh para orang tua yang ingin memiliki pengalaman anak autis yang sembuh, hal ini dikarenakan obat herbal merupakan satu-satunya obat yang terbebas dari efek samping, kebergantungan, dan komplikasi lainnya sehingga sangat aman untuk dikonsumsi oleh sang buah hati tercinta.

Anak merupakan anugerah Sang Pencipta, bagaimana pun keadaan dan kondisi mereka, anak dengan status penyandang autis tetaplah anugerah tuhan yang paling berharga untuk setiap keluarganya. Kini para orang tua bisa menyembuhkan autisme pada anak dengan herbal alami TNM. Herbal TNM merupakan obat berbentuk jus yang kaya akan kandungan Proxeronine yang berguna untuk membuka pori-pori sel agar racun bisa keluar dari tubuh dan sebaliknya nutrisi bisa masuk dan berkerja pada tingkat sel tubuh. Produk herbal TNM terbuat dari sari buah alami yang kemudian ditambahkan anggur dan blueberry. TNM berfungsi sebagai vitamin yang terbuat dari bahan alami, sebagai terapi yang aman tanpa menimbulkan efek samping, sebagai langkah tuntas agar anak terbebas dari autisme, dapat membantu anak hiperaktif agar lebih tenang dan fokus dalam belajar, serta dapat meningkatkan produksi Serotonin dan Melatonin di otak agar emosi sang anak lebih teratur.

Selain itu, TNM juga  telah memiliki Sertifikat BPOM Indonesia serta lisensi Halal dari Badan Administrasi Halal di Amerika dan MUI sehingga aman dan Halal untuk dikonsumsi. TNM mengandung phytochemical dan vitamin-vitamin lainnya yang sangat membantu dalam proses penyembuhan autisme. Kandungan alami yang terdapat dalam herbal TNM mampu memperbaiki hubungan syaraf yang tidak lengkap serta memperbaiki sistem otak pada anak. Segera atasi autisme pada buah hati anda dengan TNM. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan produk TNM, silahkan kunjungi http://vitaminanak.net/autis/