Tag: Kemungkinan anak autis sembuh

Kemungkinan Anak Autis Sembuh Berapa Besar Kemungkinannya?

Apakah Ada Kemungkinan Anak Autis Sembuh? Obat Apa Yang Aman Dikonsumsi Untuk Anak Autis Tanpa Menimbulkan Efek Samping

Kemungkinan Anak Autis Sembuh

Apakah Autis Itu?

Autisme adalah gejala ketidakmampuan anak dalam membentuk interaksi sosial yang terjadi sejak lahir akibat adanya gangguan pada saraf otak. Orang sering menyebutnya sebagai Autism Spectrum disorder (ASD). Dampak dari tidak berkembangnya sistem saraf dengan baik pada anak adalah kemampuannya untuk membentuk interaksi sosial, tidak berkembang dengan baik. Anak-anak dengan gejala autisme bisa sangat sensitif atau bahkan tidak responsif terhadap rangsangan-rangsangan terhadap panca inderanya.

Beberapa gejala autisme yang sering teramati diantaranya :

  1. Hambatan dalam komunikasi, misal berbicara dan memahami bahasa.

  2. Kesulitan dalam interaksi sosial dengan orang-orang disekitarnya

  3. Kesulitan dalam berbicara dengan orang-orang sekitar.

  4. Bermain dengan mainan/benda-benda lain secara tidak wajar

  5. Sulit menerima perubahan pada rutinitas dan lingkungan yang baru

  6. Memiliki perilaku yang mengulang atau repetitif

  7. Pertumbuhan emosi dan mental tidak normal jika dilihat dari usia tingkat perkembangannya tidak sesuai.

Beberapa hal yang sering nampak pada penyandang autisme adalah respon-respon berlebih terhadap suara-suara bising, cahaya, permukaan atau tekstur atau permukaan dari bahan tertentu dan rasa  tertentu.

Gejala yang menonjol pada autisme adalah kesulitan berkomunikasi dengan orang lain.  Anak dengan gejala autisme biasanya tidak mampu bergaul dengan normal bersama teman-teman mereka. Terkadang dirinya cukup dengan dirinya sendiri. Ini bukan karena rasa ketidakpedulian akan tetapi hal ini memang ketidakmampuan sarafnya untuk bertindak atau berbuat, karena adanya gangguan pertumbuhan saraf. Sebagian saraf diotak ada yang tidak berkembang dengan baik.

Para peneliti merekomendasikan adanya pendekatan deskriptif untuk mendeteksi gejala autisme, sehingga menyertakan pengamatan-pengamatan menyeluruh dilingkungan sosial anak autis. Mereka mengalami kesulitan ketika berinteraksi dengan anak-anak seusianya yang tidak memiliki gangguan autis. Untuk memperoleh diagnosa yang akurat dan konsisten, diperlukan metode diagnosa yang menyertakan seluruh aspek kehidupan anak yang diantaranya tahap awal tumbuh kembang anak, performa anak, gestur anak, fokus anak, kemampuan sensoriknya, kemampuan kemampuan-kemampuan dasar, dan kemampuan bermusik. Ini artinya perlu dilihat secara keseluruhan diri anak, sehingga tidak salah diagnosa, atau diagnosanya akurat.

Apakah anak autisme tidak memiliki kelebihan? Ada anak yang terlahir dengan gejala autisme akan tetapi memiliki kemampuan menonjol di bidang lainmisalnya bakat seni, matematika, musik dan sebagainya, memang benar Anak dengan gejala autisme memiliki kekurangan dalam interaksi sosial, komunikasi dan perilaku yang sering lebih banyak asyik dengan dirinya sendiri. Ada anak autis dengan kemampuan Intelektual dibidang tertentu lebih dari rata-rata. Bahkan jauh lebih cerdas dari para pendamping, orangtua, teman-teman atau Gurunya.

Penyebab Autisme

Kemungkinan Anak Autis Sembuh

Para ilmuan masih berfikir bahwa ada hubungan faktor genetik dan faktor lingkungan sekitar yang  menyebabkan Autisme. Para ilmuan menyimpulkan bahwa sangatlah sulit mengetahui penyebab autisme karena otak manusia terdiri dari 100 miliar neuron sel saraf. Setiap neuron memiliki banyak sambungan yang membawa pesan ke sel-sel saraf diotak dan tubuh. Neurotransmitter, menjaga neuron bekerja sebagaimana mestinya, seperti proses melihat, bergerak, berbicara, emosi, pengalaman, merasakan dan melakukan banyak hal lain.

Dalam otak anak-anak dengan autisme beberapa sel dan koneksi tidak berkembang, secara normal, atau tidak teroganisir seperti seharusnya. Sehingga menyebabkan hambatan respon. Hal ini tampak ketika interaksi dengan orang lain, ketika akan berbicara dengan orang lain.

Penderita Autisme Berusia Dewasa

Kemungkinan Anak Autis Sembuh

Gejala autisme terdeteksi pada usia awal perkembangan anak sebelum mencapai tiga tahun. Penderita autisme pada usia dewasa memiliki kendala dalam memperoleh pekerjaan karena harus beradaptasi dengan lingkungan sosial dalam pekerjaannya. Lembaga-lebaga pemerhati autisme, bisa membantu para penyandang autisme untuk mencarikan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat kemampuan anak-anak tersebut.

Ada banyak organisasi yang menaruh perhatian pada layanan khusus bagi penderita autisme.

Memberikan Terapi Kepada Penyandang Autisme

Apabila anak dideteksi autis oleh ahli misalnya dokter beberapa dokter specialis terkait  maka perlu segera dilakukan tindakan intervensi atau pertolongan yang tepat kepada Anak.

Beberapa contoh treatment yang mungkin dapat dipakai untuk memberikan terapi pada autisme misalnya:

  1. Pelan-pelan mengubah pola dari yang terbiasa asyik sendiri menjadi lebih respon terhadap lingkungan sekitar misalnya dengan membiasakan menyapa atau memberi salam.

  2. Pada bakat atau kegiatan yang dominan atau paling besar menarik minat seorang anak, maka orantua atau terapis dapat melakukan pendampingan. Misalnya dipancing untuk bercerita mengenai minat atau kegiatan yang sedang dia lakukan

  3. Membiasakan anak mengikuti rutinitas seperti anak-anak tidak dengan gejala autis. Proses ini agak sulit dan membutuhkan waktu yang lama, sampai anak tersebut bisa melakukan meskipun hanya sampai taraf berupa pengulangan kebiasaan yang diajarkan.

  4. Pelan-pelan memberi penjelasan atau mengajak anak memahami alasan atau dasar dalam melakukan suatu aktivitas.

  5. Bisa diterapkan sistem reward dan punishment (tentu dalam batas yang wajar) jika anak mengikuti atau tidak mengikuti aturan-aturan (yang ditujukan sebagai treeatment) yang diberlakukan oleh orangtua, guru atau terapis.

Treatment dapat diberikan menyesuaikan dengan kondisi masing-masing anak.

Apakah ada kemungkinan anak autis sembuh? Beberapa pakar menyebutkan bahwa treatment dilakukan seumur hidup. Beberapa hal yang harus dilakukan oleh orangtua, guru, terapis dan lingkungan adalah terapi. Misalnya :

  1. Terapi Perilaku

Bertujuan untuk memperbaiki gejala khusus yang sering nampak pada penderita autisme.

  1. Terapi Pendidikan

Terapi yang berorientasi pada pelatihan dalam membantu anak untuk mengembangkan keterampilan sosial dan bahasa.

  1. Terapi Bicara (Speech Therapy)

Bagi anak-anak yang mengalami kendala dalam komunikasi

  1. Terapi Okupasi

Terapi okupasi meliputi 2 objek yaitu objek fisik ditujukan untuk melatih gerakan kaki dan tangan, contohnya dengan melempar bola, menyusun puzzle dan sebagainya. Yang kedua adalah objek mental : ditujukan untuk mengasah bakat, kreativitas dan rasa percaya diri pada anak autis.

Pengobatan secara medis dapat diberikan untuk gejala yang muncul seperti depresi, kecemasan atau obsesif kompulsif. Penggunaan beberapa obat seperti obat antikonvulsan digunakan untuk menangani kejang.

Perlu diperhatikan bahwa penanganan pada anak autis perlu dilakukan secara holistic atau menyeluruh, dengan melibatkan beberapa dokter dan berbagai disiplin ilmu.

Beberapa pengobatan yang ditawarkan untuk memperoleh kemungkinan anak autis sembuh misalnya dengan terapi dengan produk vitamin untuk autis, yaitu TNM Juice. Produk  yang berupa vitamin anak autis ini diklaim oleh peneliti mengandung Proxeronine yang dibutuhkan oleh setiap sel tubuh, berfungsi untuk membuka pori-pori sel sehingga racun bisa keluar dan nutrisi dapat masuk. (TNM juice bekerja pada tingkat sel). Menurut beberapa testimoni pengguna vitamin autis didapat kesembuhan pada anak yang menderita gejala autis. Dapatkan TNM juice melalui website http://vitaminanak.net/autis/. Sebenarnya tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan berkehendak maka kemungkinan anak autis sembuh masih tetap ada. Hanya berapa lama waktu yang diperlukan serta tingkatan kesembuhan yang terjadi mungkin belum dapat diprediksikan. Setidaknya terapi dan pengobatan yang diberikan akan memberikan perbaikan demi perbaikan pada penderita autis. Diperlukan kesabaran dan kebesaran hati untuk terus berusaha melakukan terapi bagi orangtua dan keluarga penyandang autis. Untuk info harga dan cara pesan TNM silahkan masuk ke website http://vitaminanak.net/autis/.

Kemungkinan Anak Autis Sembuh Sangatlah Besar, Bisa Mencapai 100 Persen

Kemungkinan Anak Autis Sembuh Sangatlah Besar, Bisa Mencapai 100 Persen Melalui Cara Yang Paling Ampuh Dengan Mengkonsumsi Obat-Obatan Herbal Yang Terbuat Dari Tumbuh-Tumbuhan

KEMUNGKINAN ANAK AUTIS SEMBUH SANGATLAH BESAR, BISA MENCAPAI 100 PERSEN

Autis adalah merupakan suatu gangguan kesehatan yang dapat dialami oleh semua orang. Tidak perduli dia berasal dari golongan yang memiliki uang yang sangat banyak atau dari mereka yang hidupnya jauh dari kata cukup. Bisa mengenai etnis atau suku apa saja yang terdapat di muka bumi ini. Semuanya memiliki resiko untuk terkena gangguan autis.

Pada umumnya gangguan autis ini sudah bisa terdeteksi pada saat seseorang masih berusia kanak-kanak. Masih berada pada usia balita (di bawah lima tahun). Biasanya kita sudah bisa melihatnya saat seorang anak berumur tiga tahun. Pada umur tiga tahun tersebut seorang anak sudah mempunyai kemampuan motorik dan non motorik yang cukup banyak.

Anak yang berusia tiga tahun sudah bisa diajak dan mengajak komunikasi dengan cukup baik. Sudah dapat berinteraksi atau memiliki hubungan sosial dengan orang lain, terutama dengan teman-teman sebayanya. Namun apabila kondisi-kondisi tersebut tidak kita dapatkan pada seorang anak maka besar kemungkinannya anak tersebut menderita gangguan autis.

Seorang anak yang berusia balita yang terdeteksi menderita gangguan autis bisa kita lihat jika anak tersebut memiliki gejala-gejala sebagai berikut :

  • Sulit sekali untuk diajak berbicara atau berkomunikasi. Apalagi dengan orang asing, orang yang baru pertama kali dilihatnya.
  • Selalu mengulang-ulang suatu kegiatan atau aktifitas. Anak autis tidak suka akan adanya variasi. Sehingga jika dia diminta untuk mengerjakan hal atau sesuatu di luar kebiasaannya, pasti dia tidak akan menyukainya. Raut wajahnya akan menampakkan kekesalan.
  • Karena tidak bisa diajak berkomunikasi maka efek negatifnya adalah anak autis tidak pernah bisa berinteraksi dengan orang lain. Tidak memiliki teman. Hubungan sosialnya sangat buruk.
  • Ciri yang paling khas dari anak autis adalah bahwa seakan-akan memiliki dunia sendiri. Anak autis hidup di dunia yang dia bangun atau dia ciptakan sendiri. Karena hal inilah anak autis sering sekali dianggap aneh oleh banyak orang.
  • Anak autis tumbuh menjadi pribadi yang sangat tergantung kepada orang lain. Terutama kepada kedua orang tuanya dan yang orang-orang yang dikenalnya dengan sangat baik.

Seorang anak bisa terkena gangguan autis karena berbagai macam faktor. Faktor-faktor tersebut dapat kita lihat seperti berikut ini :

  • Karena adanya faktor genetik atau keturunan. Jika salah satu dari anggota keluarga bisa itu ayah, atau ibu atau saudara-saudara kandung pernah menderita gangguan yang sama atau gangguan kesehatan mental yang lain maka hampir dapat dipastikan nantinya bisa terkena juga.
  • Karena pada waktu masih di dalam kandungan ibunya, sang ibu tidak sengaja kena paparan zat kimia beracun atau zat logam berat berbahaya yang terhisap dari udara yang tercemar.
  • Pada saat masih dikandung oleh ibunya, si ibu masih sering menjalani gaya hidup yang sangat buruk. Seperti merokok, minum minuman keras dan memakai barang haram narkoba.
  • Si anak terlahir secara prematur.

Bagi para orang tua yang saat ini memiliki anak yang menderita gangguan autis tentulah akan sangat sedih. Hal ini disebabkan karena selain anaknya mempunyai perilaku yang berbeda bila dibandingkan dengan anak normal pada umumnya juga karena beranggapan bahwa anaknya tidak akan pernah bisa sembuh dari gangguan autisnya tersebut.

Anggapan orang tua tersebut bisa kita maklumi, tidak sepenuhnya salah. Karena memang yang terjadi selama ini memang demikian. Banyak sekali orang yang memiliki sikap apatis terhadap gangguan autis ini. Keyakinan bahwa autis tidak akan bisa disembuhkan secara tuntas sudah tertanam dengan sangat kuat di dalam diri mereka.

Kalaupun bisa teratasi tidak akan memperlihatkan hasil yang maksimal. Sifatnya hanya mengurangi. Namun saat ini anggapan dan keyakinan tersebut terbantahkan sudah. Ada kemungkinan anak autis sembuh, bahkan bisa sembuh secara total. Penyebabnya tidak lain karena adanya perkembangan dan kemajuan teknologi di dunia kedokteran yang sudah sangat canggih.

Jadi segala sesuatunya tidak ada yang tidak mungkin. Asalkan kita mau berusaha ekstra keras dan mencari cara penanganan yang paling baik maka kemungkinan anak autis sembuh bisa saja terjadi, bisa terwujud.

Kata “sembuh” bagi seorang anak yang mengidap gangguan autis memiliki arti bahwa :

  • Si anak sudah mampu untuk hidup secara mandiri. Yang tentunya disesuaikan dengan usia anak yang bersangkutan.
  • Anak tersebut sudah bisa memiliki perilaku yang normal. Dalam arti sudah bisa berkomunikasi secara timbal balik dengan baik.
  • Sudah bisa melakukan interaksi dengan banyak orang. Hubungan sosialnya sudah kembali terjalin dengan lancar.
  • Mempunyai prestasi di bidang akademik yang patut dibanggakan.

Kalau bisa melampaui hal-hal tersebut di atas maka kemungkinan anak autis sembuh bisa terjadi sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Banyak sekali hal yang menjadi penentu seorang anak berhasil disembuhkan secara total dari gangguan autisnya. Di antaranya dengan menggabungkan beberapa unsur seperti berikut ini :

  • Seberapa parah gangguan autis tersebut dialami oleh si anak.
  • Umur dari si anak.
  • Seberapa mampu anak tersebut memiliki kecakapan berbicara dan menjalin interkaksi dengan orang lain.
  • Kesiapan dari fasilitas-fasilitas pendukungnya. Seperti dari tenaga medis yang sangat berpengalaman dan profesional di bidangnya (dokter dan ahli terapis), sekolah yang didirikan khusus untuk menangani anak autis. Dan juga dukungan dari orang tua yang sudah pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Serta yang tidak kalah penting lagi adalah bantuan dari lingkungan sekitar.

Kemungkinan anak autis sembuh juga bisa kita wujudkan apabila kita memakai suatu produk yang bernama TNM. Kalau anak autis mengkonsumsi produk TNM secara teratur maka sel otaknya bisa tumbuh dengan baik dan normal kembali, tidak mengalami hambatan lagi. Hal ini dikarenakan kelebihan zat logam yang ada di otaknya bisa dibuang.

Serotonin yang terkandung di dalam TNM mampu membuang racun yang terdapat di dalam tubuh anak autis. Kondisi ini akan mempermudah masuknya asupan nutrisi. Sehingga kesehatan si anak dapat terjaga dengan baik. Efek positifnya bisa membuat otak juga menjadi sehat. Kemungkinan anak autis sembuh bisa terwujud.

Kalau diminum secara rutin, Serotonin dan Melamine yang ada di dalam TNM akan meningkat produksinya. Anak autis akan lebih bisa mengontrol emosinya sendiri.

TNM juga bisa disebut sebagai terapi yang sangat aman bagi anak autis. Karena produk ini berasal dari bahan yang alami, dari buah noni yang telah diekstrakkan. Tidak akan ada efek sampingnya sama sekali.

450Banyak sekali memang manfaat dari produk TNM. Sehingga sangat tepat untuk digunakan mengobati anak dengan gangguan autis. Untuk info harga dan cara pesan TNM silahkan masuk ke website http://vitaminanak.net/autis/.